20.3.16

>> ANDA INGIN RUMAH CANTIK, COBA TAMAN KERING INI !

Anda pencinta tanaman, pasti menginginkan memiliki sebuah taman yang indah di rumah Anda. Sebuah taman dengan berbagai macam tanaman atau bunga yang semakin menambah cantik rumah Anda. Tapi masalah akan timbul ketika Anda tidak lagi memiliki lahan yang bisa dipakai untuk menjadi taman tersebut. Sebenarnya bukan masalah besar. Anda masih bisa menanam bunga di sebuah wadah atau pot-pot bunga. Tapi bila Anda masih menginginkan memiliki taman dengan lahan yang tak begitu luas, Anda bisa mencoba membuat taman kering, yang memiliki sedikit kelebihan bila dibanding dengan taman-taman pada umumnya.

Untuk bisa mewakili sebuah taman kering, Anda bisa mencontoh taman bergaya Jepang. Pada taman gaya Jepang, titik pusat perhatiannya terfokus pada keseluruhan tampilan yang harmonis, dimana di dalamnya ada perpaduan antara batu-batuan bisa berupa pasir, koral, atau perkerasan, kemudian ada struktur fisik tanaman-tanaman hias, asesoris, atau elemen lain yang mendukung seperti jembatan kayu, lampu taman, sebuah mata air buatan atau sebuah kolam air. Dan Anda bisa melakukannya di lahan yang sempit sekalipun.

Keuntungan lain dalam membuat taman kering selain bisa dilakukan di lahan yang kecil, taman kering dapat menghemat air. Karena tanaman yang digunakan umumnya dari golongan evergreen yang punya karakter khas tahan cuaca setempat, mampu menyimpan air dalam akar, batang dan daunnya, sehingga Anda tidak perlu repot-repot menyiramnya setiap hari.

Selain taman bergaya Jepang, Anda juga bisa mencontoh taman yang bergaya mediterania. Karena taman dan pemandangan alam di wilayah Mediterania memang lebih mengekspos keindahan bentuk (tatanan) buatan daripada bentukan alami. Selain itu taman model ini juga mengekspos struktur eksotis tanaman gurun pasir yang tidak butuh banyak air seperti jenis palem, kaktus, dan sukulen.

Apapun contoh yang bisa Anda tiru, Anda masih bisa berkreasi dengan gaya Anda sendiri. Anda bisa membuat taman kreasi Anda yang sesuai atau serasi dengan desain arsitektur rumah Anda. Anda bisa membuat taman kering di sudut luar rumah dimana taman tersebut dibuat lebih rendah dari permukaan lantai. Bagian-bagian yang dikeraskan dapat dipercantik dengan batu bata dan pasir kasar. Sedangkan lubang-lubang tanaman dapat ditutup dengan batu koral. Untuk tanamannya, Anda dapat menggunakan tanaman jenis cemara.

Selain itu, Anda dapat membuat taman kering di sudut dalam rumah Anda. Taman kering tersebut dapat memanfaatkan berbagai bentuk dan ukuran batu-batuan yang ditata artistik. Anda dapat memilih tanaman seperti sanseviera dan tanaman sukulen. Anda juga dapat menghiasinya dengan tanaman-tanaman hias seperti begonia, iris dan beringin korea. Ketiga tanaman ini tidak perlu penyiraman setiap hari. Bila medianya tidak cepat kering, maka Anda dapat menyiramnya dua hari sekali. Selain itu Anda juga dapat menambahkan lighting, maka dapat dipastikan taman Anda akan terlihat fantastik di malam hari.

Bila Anda ingin membuat taman kering di depan, belakang atau samping rumah Anda, Anda pastikan apakah taman kering Anda terkena banyak sinar matahari atau tidak. Bila lokasinya cukup memperoleh sinar matahari, meskipun terhalang oleh atap yang transparan, maka Anda dapat meletakkan rumpur ophiopogon, lili paris, atau kaktus kodok pada taman Anda.

Tapi bila lokasi taman kering Anda benar-benar minim sinar matahari, maka Anda dapat membuat taman kering yang didominasi oleh hamparan pasir kasar, batu-batuan, bilah-bilah lantai kayu, dan batang bambu kering. Anda juga dapat meletakkan sebuah guci sebagai aksesori yang disangga oleh penyangga buatan yang berlubang untuk membiaskan cahaya lampu di malam hari.
( referensi )

>> TIPS SEDERHANA MENCIPTAKAN KAMAR TIDUR YANG NYAMAN


Kamar tidur merupakan tempat seseorang melepas penat setelah sehari penuh bekerja atau beraktivitas di luar rumah. Meski tidak terlalu sempurna, alangkah baiknya jika ruang tempat beristirahat itu menjanjikan suasana rileks dan nyaman.

Menata kamar tidur yang baik dan nyaman ternyata tidak selalu mudah. Bahkan sering menjadi pekerjaan rumah yang tidak kunjung selesai. Padahal, sebenarnya amat banyak teknis baku, bahkan "tradisional" yang baik dan mampu mewakili penyajian ruang tidur yang nyaman dan indah. Misal, dengan menentukan warna dasar ruang yang menyejukkan mata sehingga mampu menimbulkan kesan menenangkan. Selanjutnya, tentu merencanakan penempatan furnitur dan pernak-pernik pelengkap kamar senyaman dan seefisien mungkin. Selebihnya? Tentu sesuai selera si empunya kamar.

Oleh karena itu, untuk menampilkan kamar atau ruang tidur yang mampu mewakili/memenuhi kebutuhan kita, jelas butuh perencanaan yang memadai. Memang, kita sering bingung ketika berhadapan dengan situasi dalam merancang kamar tidur kita sendiri. Aneh memang, rasanya penempatan benda-benda/perabot sekolah sangat menyita tempat dan tak pernah cocok dengan posisinya. Alhasil, yang kita dapat adalah perencanaan ruang tidur yang terkesan ditata sekenanya.

Lalu bagaimana sebaiknya, merencanakan kamar tidur yang baik dan efisien? Mudah saja. Sebab, sebenarnya ada cara mudah untuk merencanakan kamar tidur yang baik tanpa bantuan seorang ahli sekalipun.

Langkah pertama, tentu kita hatus mengetahui seluk beluk ruang tidur kita. Sebut, misalnya ukuran kamar, posisi pintu dan posisi jendela. Tahap kedua, bisa dengan menginventarisir perabot/furnitur dan pernak pernik pengiri ruang tidur kita itu.

Langkah selanjutnya, ambil kertas petak-petak berskala, lalu buat denah kamar tersebut. Nah, melalui denah ini kita akan mendapatkan gambaran dimana sebaiknya lemari, meja, tempat tidur, dan seterusnya ditempatkan. Alhasil, kita tinggal menentukan design atau layout kamar tersebut sesuai selera. Apalagi jika kita mampu menggenalisir segala kebutuhan furnitur berikut perangkat lainnya untuk kamar tersebut, kita akan bisa me-reka dengan baik rancangan yang akan diterapkan.

Ok, desain/layout telah terbentuk. Lalu langkah apa yang harus ditempuh? Tentu langkah selanjutnya adalah menentukan tema. Sejatinya, dalam sudut pandang ilmu desain interior, banyak sekali tema yang dapat diadopsi. Kendati begitu, ujung-ujungnya toh akan kembali pada selera si empunya kamar. Artinya, kita bisa mengambil bermacam-macam referensi (interior desain) sebagai acuan untuk menentukan tema kamar sesuai selera yang dikehendaki.

Tips menyiasati lay out kamar tidur
usahakan agar penempatan furnitur atau benda besar lainnya tidak menghalangi pintu atau jendela
Kalaupun terpaksa, beri jarak minimal 60cmdari jangkauan pintu atau jendela
Begitu pula dengan tempat tidur, upayakan agar tidak terlalu mepet ke dinding, beri jarak minimal 30-60cm

Untuk kamar tidur dengan luas terbatas, posisi terbaik dan efisien adalah di pojok ruang
Seminim-minimnya luas ruang tidur kita, upayakan untuk membebaskan ruang minimal 90cm x 90cm untuk bukaan pintu kamar.
( referensi )

>> TIPS LAINTAI INDAH DENGAN GRANIT BUATAN


Granit buatan merupakan hasil pengembangan lapisan lantai dengan mereduksi kekurangan pada beberapa pelapis lantai seperti marmer, granit alami, dan keramik. Tampilannya alami seperti batu alam, namun kekuatannya lebih baik dan awet dibandingkan dengan batu alam atau ubin keramik (karena strukturnya solid). Instalasinya pun lebih hemat waktu karena ubin keramik harus direndam terlebih dahulu sebelum dipasang, sedangkan ubin granit buatan bisa langsung dipasang.

Pada prinsipnya, granit buatan diciptakan melalui pembuatan yang meniru proses terjadinya batu alam tapi dalam kurun waktu yang dipercepat. Bahan dasar yang digunakan pun sama seperti partikel penyusun batu alam. Seluruh partikel ini kemudian diproses dengan tekanan dan suhu yang tinggi. Sedangkan untuk mendapatkan permukaan yang rata, granit buatan yang sudah jadi kemudian digerus dengan mata berlian. Hasilnya, struktur dan wujud ubin ini menyerupai batuan granit.

Proses seperti itu menyebabkan seluruh bagian ubin granit buatan ini menjadi satu kesatuan (homogen, oleh sebab itu disebut homogeneous tile), tidak seperti keramik yang bagian teratasnya dilapis lagi oleh glasir. Pada satu keping ubin yang strukturnya homogen, semua susunan partikelnya sama dari lapisan bawah hingga yang teratas, bagian dalam maupun luar. Ini berarti bila terjadi goresan pada permukaan teratas, maka tidak akan merusak penampilan lantai secara keseluruhan.

Jika dibandingkan dengan granit alami atau marmer, perawatan granit buatan jauh lebuh mudah dan murah. Ini disebabkan karena pori-pori granit buatan sangat kecil. Alternatif motifnya pun lebih beragam karena wujud akhir ubin granit buatan tergantung dari pertikel penyusunnya. Selain iitu, keunggulan lain dari granit buatan membuat ubin ini bisa dipasang pada ruang-ruang heavy duty tapi tetap berpenampilan indah.

Ragam motif tiruan alam
Untuk memenuhi selera pasar, homogeneous tile sudah tersedia dalam berbagai motif. Karena merupakan tiruan batu yang ditambang di alam, motif-motifnya pun serupa dengan motif dari alam. Yang paling umum ditemui adalah yang menyerupai granit, berbintik-bintik kecil.Ă‚ Secara garis besar motif homogeneous tile dibedakan menjadi:

Granit, dimana memiliki ciri berupa corak bintik-bintik yang merata pada seluruh badannya. Sama seperti granit asli, terdapat 2 pilihan lagi, yaitu motif berbutiran besar dan berbintik kecil.
Marmer. Motif marmer yang berupa urat-urat juga bisa dibuat pada homogeneous tile. Cara pemberian motifnya ada yang di-print, ada juga yang merupakan hasil pencampuran bahan.
Mono colour. Sebenarnya tidak ada motif pada ubin jenis ini, karena ia hanya memiliki satu warna yang polos.
Rustic. Motif ini bisa dianggap meniru batu alam. Cirinya, motif ini lebih kasar dan tak beraturan.
Keragaman pilihan konsumen tidak hanya sampai di situ. permukaan homogeneous tile ada 3 macam.

Polished
Permukaannya halus licin karena dipoles. Pemolesan dilakukan dengan cara "menggaruk" permukaan ubin dengan intan sampai keluar kilapnya. Proses inilah yang menyebabkan harga ubin ini lebih mahal dibanding dengan ubin keramik biasa.

Unpolished
Artinya, permukaan ubin tidak mendapat perlakuan tambahan sehingga hasilnya tidak mengkilap

Rustic
Merupakan varian yang lebih kasar, bergelombang, serupa potongan batu alam asli. Ubin dengan permukaan rastik ini cocok digunakan di luar rumah, seperti teras atau carport.

Tip untuk merawat
Cara membersihkan lantai granit buatan terbilang mudah dan murah. Bila permukaan terlihat kotor cukup dengan dipel dengan air, tidak perlu menggunakan bahan pembersih lantai.

Tip memasang granit buatan
Memasang granit buatan tidak lebih sulit dibandingkan memasang keramik biasa, dan jauh lebih mudah ketimbang memasang granit atau marmer alam yang butuh perlakuan khusus sebelum dipasang. Dan yang pasti tidak perlu melakukan perendaman di dalam air seperti ritual yang biasa dilakukan tukang sebelum memasang ubin lantai keramik. Yang perlu diperhatikan adalah homogeneous tile tetap membutuhkan nat, walau kecil tetap ada toleransi presisi yang akan membuat pemasangan tidak bisa benar-benar rata. Selain itu, bagian tepi ubin ini juga tidak rata melainkan sedikit di bevel (dibuat miring). lebar nat yang disarankan adalah 2 mm, diukur dari badan ke badan ubin, bukan dari bevel-nya.

Nat ini lebih baik berupa grouting khusus yang banyak tersedia di pasaran. Bila semen putih yang akan digunakan sebagai pengisi nat, campurlah semen putih dengan polymer agar daya rekatnya lebih kuat.

Masalah lain yang juga dialami oleh homogeneous tile, adalah popping atau ubin terangkat. Penyebabnya bisa karenakesalahan pemasangan atau "pergerakan bangunan. Untuk mengatasinya, pada setiap ruang disediakan expansion joint, yaitu celah yang dapat menampug pergeseran ubin akibat muai susut atau pergerakan bangunan. Celah selebar sekitar 1 cm ini disediakan bahan yang fleksibel seperti karet, silikon, atau styroform. Agar tidak mengganggu "pemandangan", expansion joint ini umumnya dipasang pada pertemuan dinding dan lantai. Bisa juga celah ini dikamuflasekan pada peralihan warna lantai atau di antara 2 kolom.

Agar hasilnya rapi, simak langkah-langkah pemasangannya berikut ini:

  • Pastikan permukaan lantai rata sebelum mulai memasang ubin. Buat adukan semen dan pasir dengan perbandingan 1:3 atau 1:5.
  • Pasanglah kepingan ubin dengan adukan semen sebagaiperekatnya. Ketuk-ketuk sedikit agar kedudukan ubin lebih mantap.
  • Beri jarak sekitar 2 mm antara ubin yang satu dengan yang lain sebagai nat. isi nat ini dengan bahan pengisi nat khsusu. agar tampak rapi, pilih warna nat yang senada dengan warna ubin.
  • Ratakan nat dengan kape karet. kemudian, bersihkan sisa-sisa semen atau pengisi nat yang masih menempel pada permukaan ubin.

( referensi )

>> TRIK JITU MEMASANG KACA TANPA BINGKAI UNTUK RUANG INTERIOR


Kaca tanpa bingkai banyak digunakan pada rumah modern minimalis. Praktis dan efisien. Mau tau trik jitu memasangnya?

Bisa dibilang hampir setiap rumah masa kini dengan desain modern minimalis menerapkan konsep kaca tanpa bingkai atau frameless. Selain praktis dan efisien, juga memberi kesan clean.

Dengan tak lagi memberi bingkai, ada unsur penghematan yang cukup besar dalam biaya pembangunan. Namun, jangan salah membuat dan memasangnya. Bisa-bisa boros, akibat kaca harus dibongkar pasang.

Cara praktis membuat kaca frameless agar mudah dicopot pasang adalah dengan membuat pegangan berupa "got" atau cerukan pada dua sisi bidang yang panjang. Untuk sisi yang pendek cukup ditempel pada dinding dan diberi sealant.

Sebagai contoh, jika lubang jendela berukuran 30cmx 60cm dengan posisi horizontal, pegangan hanya dibuat di bagian atas dan bawah pada sisi yang panjang. Kaca yang digunakan untu lubang jendela itu berukuran 31cmx 59cm. Asumsinya bagian atas dan bawah kaca hanya 1/2cm yanag masuk ke dalam cerukan dinding, sedangkan dua sisi di kiri dan kanan diberi sealant. Cara ini sekaligus untuk memberi ruang gerak pada saat kaca memuai.

Agar lebih jelas, berikut cara pengerjaan untuk kaca mati berbentuk horizontal.

  1. Siapkan bidang-bidang yang akan ditempatkan kaca.
  2. Buat cerukan pada dinding atas dan bawah kaca sedalam dan selebar 1,5 cm.
  3. Beri sedikit perkuatan dengan adukan semen pada dasar cerukan untuk pegangan lis "U". Dapat pula dengan memaku lis "U" ke dalam cerukan agar lis terpegang kuat.
  4. Tempatkan lis aluminium berbentuk "U" dengan ukuran 1 cm pada kedua cerukan itu. 
  5. Berikan sealant sepanjang bagian atas dan bawah cerukan dari lis aluminium itu. Lalu, masukkan kaca dengan posisi miring.
  6. Berikan sealant pada sisi kaca bagian atas dan bawah yang tertanam pada cerukan agar kaca tertanam rapat.
  7. Tutup celah yang terbentu pada sisi ujung bagian kiri dan kanan dengan sealant
  8. Bersihkan kaca dengan koran basah. Kaca pun siap terpasang dengan kuat.


Anda perlu tahu
Cerukan hanya dibuat pada bidang sisi lubang jendela yang panjang saja, bukan sisi yang pendek atau yang lebar. Jika kaca mati itu berbentuk vertikal, cerukan dibuat hanya pada dinding bagian kiri dan kanan. Jika lubang jendela berbentuk horisontal, cerukan dibuat pada sisi atas dan bawah karena pada kedua sisi panjang itulah yang menjadi pegangan kaca.

Untuk membuka atau mengganti kaca, Anda dapat menguas sealant dari cerukan pada sisi panjang jendela. Kaca dilepas dengan posisi miring. Untuk pemasangan kaca kembali, sesuaikan dengan langkah yang dianjurkan untuk memasang atau menempatkan kaca yang baru.

Perhatikan ukuran lis aluminium yang digunakan. Lis ukuran 1cm hanya untuk kaca dengan tebal di bawah 5mm. Kaca dengan tebal 8mm ke atas, sebaiknya menggunakan lis mulai dari ukuran 2 cm. Ini agar proses memasukkan dan mengeluarkan kaca lebih mudah dan kaca dapat terpegang kuat.
( sumber )

>> TAMPIL BEDA INTERIOR RUMAH DENGAN DINDING KAYU

Kayu dengan jenisnya yang begitu banyak, dapat memberikan tampilan yang sangat kaya dan beragam. Setiap jenis kayu yang berasal dari jenis pohon yang berbeda, memiliki karakter, ragam urat dan warna yang berbeda dan spesifik.

Dengan begitu banyak pilihan, kreativitas Anda dalam memilih dan menentukan gaya serta suasana yang ingin Anda tampilkan dalam rumah tinggal, menjadi tak terbatas.

Sebelum Anda memilih jenis kayu, terlebih dulu Anda pilih bentuk pelapis kayu yang akan Anda pasang. Apakah potongan kayu solid (papan kayu) yang disusun atau dengan nama lain lambrisering kayu atau memakai panel kayu (fancy plywood veneer). Selain tampilannya berbeda, pilihan ini juga berpengaruh dari sisi harga. Kayu solid jelas lebih mahal daripada panel kayu.

Bahan labrisering berupa kayu solid umumnya berasal dari jenis kayu lokal (kayu hutan tropis Indonesia), seperti jati, kamper, nyatoh, meranti, mahoni, kempas (yang memiliki nuansa warna "gelap") dan ramin, sungkai, agathis, jati belanda, pinus (yang memiliki warna "terang"). Jika Anda memesan lambrisering dari kayu solid di beberapa pedagang besar, potongan-potongan kayu untuk lambrisering tersebut akan dibentuk menjadi profil sambungan dengan ukuran tertentu. Fungsi profil sambungan adalah untuk mengikat masing-masing potongan kayu agar tidak lepas di kemudian hari karena susut-muai kayu akibat perubahan temperatur udara dan cuaca.

Sementara itu, pelapis dinding dari bahan panel kayu atau fancy plywood veneer, jenisnya bisa lebih banyak dan beragam lagi. Dari jenis kayu lokal yang ada di pasaran, hingga jenis veneer kayu impor. Jenis lokal yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di pasaran adalah jati, sungkai, mahoni dan nyatoh. Sedangkan untuk yang impor ada banyak sekali pilihannya seperti beech, maple, oak, birch, ash, anigree, tigerwood, walnut, dll.

Untuk veneer kayu lokal, selain yang sudah disebutkan diatas, masih ada jenis kayu cantik lainnya seperti cempaka, bacang, mindi, sonokeling, dll. Namun jenis kayu ini agak sulit diperoleh karena jumlahnya terbatas.

Untuk jenis panel kayu, selain yang dibuat dari lembaran kayu alam (natural wood veneer), ada juga panel yang berasal dari veneer buatan (artificial wood veneer). Panel jenis ini sudah tersedia dalam bentuk lembaran HPL (High Pressure Laminates). Dengan menggunakan bahan ini, Anda tidak perlu memberikan finishing atau coating untuk permukaan "kayu"nya. Namun jika Anda menyukai sifat alamiah urat kayu yang variatif, pilihan yang satu ini akan memberikan motif yang seragam dan membosankan.

Yang perlu Anda ingat dalam memilih material kayu, pastikan bahwa kayu yang Anda beli sudah memenuhi standar "kering kayu" yang maksimum. Biasanya penjual bahan kayu yang baik akan memberikan garansi bahwa barang yang dijualnya sudah mengalami proses pengeringan dengan oven (kiln dry) atau pengeringan alami dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari dalam waktu cukup lama, atau telah diberi bahan kimiawi sebagai pengawet. Sedangkan untuk bahan plywood, karena material ini adalah hasil pengolahan pabrik secara massal, biasanya sudah diberikan pengawet dalam proses pembuatannya.


Aplikasi Desain
Dinding lambrisering dapat Anda susun secara vertikal, horisontal, diagonal maupun checkered (tidak teratur/terpola). Garis-garis pertemuan atau sambungan kayu yang terlihat jelas akan menampilkan karakter yang tegas dan cenderung maskulin. Untuk Anda yang menyukai gaya interior pedesaan (country) atau gaya koboi (western) tentunya aplikasi ini sangat cocok. Apalagi bila finishing kayunya dibuat lebih menonjolkan urat kayu atau bahkn menonjolkan "cacat" mata kayu untuk jenis kayu seperti pinus atau jati Belanda.

Dinding dengan panel plywood, bisa menghadirkan sentuhan interior klasik kuno abad pertengahan hingga pasca modern. Panel plywood yang digabungkan dengan profil-profil kayu akan memberikan sentuhan klasik yang anggun, apapun jenis kayu dan warna yang dipakai.

Untuk gaya modern atau pasca modern, Anda bisa menyusun potongan-potongan panel plywood tersebut dengan kombinasi permainan urat kayu yang disusun secara checkered, saling silang secara diagonal atau secara acak (random) di bagian-bagian tertentu. Anda juga bisa menyusun potongan-potongan panel dengan ukuran yang berbeda-beda menjadi sebuah komposisi yang harmonis.

Papan kayu solid dan panel dapat pula digabung menjadi satu desain lambrisering. Misalnya untuk dinding bagian bawah, memakai papan setinggi satu meter, kemudian di atasnya dipasangi panel kayu. Bisa juga sebaliknya. Panel kayu untuk bagian bawah, papan solid untuk bagian atas.


Finishing kayu
Untuk penampilan yang lebih baik, dinding kayu sebaiknya diberi finishing, baik papan kayu solid maupun panel kayu. Finishing selain memberikan hasil akhir penampilan yang bagus, juga berfungsi sebagai pengawet dan pelindung kayu dari kerusakan akibat goresan, air, zat-zat kimia maupun binatang (rayap dan kutu busuk).

Ada beberapa pilihan finishing untuk dinding kayu. Yang umumnya adalah dengan pelitur dari bahan konvensional, melamik, maupun polyurethane yang akan menampilkan indahnya urat kayu secara alami. Pilihan lain dengan memberikan warna sesuai keinginan Anda pada permukaan kayu, Dengan mengecat permukaan kayu, urat kayu, tekstur, warna asli dan pori-pori kayu akan tertutup oleh bahan dan warna cat. Oleh sebab itu, untuk pilihan finishing dengan cara mengecat, tidak perlu menggunakan jenis kayu yang memiliki urat kayu bagus.

Perawatan
Dinding lambrisering baik yang terbuat dari kayu solid maupun papan plywood, tidak membutuhkan perawatan khusus yang merepotkan, apalagi kalau Anda memberikan finishing dengan bahan melamik, polyurethane ataupun cat. permukaan kayu dengan finishing tersebut telah mendapat perlindungan yang cukup baik. Yang perlu Anda lakukan hanya menjaga permukaan kayu agar selalu kering. Apabila terpercik air, segera keringkan dengan lap bersih, karena percikan air bisa meninggalkan noda (water stained) pada permukaan kayu.

Untuk membersihkan debu yang rajin menempel pada permukaan dinding kayu, Anda cukup menggunakan lap atau serbet yang lembut dan kering. Namun Anda juga boleh sesekali membersihkan permukaan kayu menggunakan lap lembab seperti chamois yang biasa digunakan untuk lap mobil.
( sumber )

>> SOLUSI CERDAS MEMILIH KERAMIK LANTAI DAN KERAMIK DINDING


Beberapa area dinding pada sebuah bangunan sering kali tidak bisa dihindari berada pada situasi lembab seperti kamar mandi, dapur, dinding bagian luar rumah atau dinding ruang dalam rumah sakit yang banyak bersinggungan dengan air untuk menjaga kebersihannya. Sifat keramik dengan lapisan glazur pada permukaan atasnya memiliki tingkat porositas mendekati sempurna sehingga mampu menahan resapan air ke dalam. Selain itu, sifatnya yang licin memberi kemudahan untuk membersihkannya.

Memilih keramik dinding ada seninya karena harus disesuaikan dengan fungsi dan aplikasi pemakaiannya. Selain itu karena prinsipnya sebagai pelapis yang sifatnya tidak struktural, maka tingkat kekerasan keramik untuk dinding tidak perlu setingkat dengan keramik lantai.

Keramik dinding pada umumnya dibuat dengan ukuran yang berbeda dengan keramik lantai. Jika pada umumnya keramik lantai dibuat bujur sangkar maka keramik dinding dibuat persegi memanjang. Selain sebagai pembeda visual, efek yang ditimbulkan dari pemasangan pada dinding secara horisontal atau vertikal memberi efek psikologis memperlebar atau mempersempit ruangan.

Dari segi estetika, keramik untuk pemakaian dinding dilengkapi dengan aksesori seperti listello dan relief. Listello memberi aksen pada bidang tepi atau memisahkan dua jenis keramik yang berbeda. Misalnya pada aplikasi kamar mandi, penempatan listello biasanya memisahkan sepertgai bagian dinding di bawah dengan dua pertiga bagian atasnya. Sedangkan pada dinding dapur penempatan aksesori lebih fleksibel dalam bentuk relief dinding sesuai dengan tema, mengkombinasi dua jenis keramik persegi disusun secara berselaing seperti papan catur serta menggunakan listello pada posisi batas bersinggungan dengan lemari kabinet.

Untuk keramik dinding biasanya dipilih keramik yang permukaannya berglazure dan kilap karena karakter ini memudahkan proses pembersihannya. Dinding dapur misalnya seringkali beresiko terkena cipratan minyak dan kena uap yang mengandung lemak sehingga menyebabkan permukaannya kusam dan berlemak. Dengan menggunakan cairan sabun yang dicampur dengan air hangat permukaan keramik berglazure sudah cukup efektif membersihkan kotoran tersebut.

Tip memilih keramik

Keramik lantai:

  • Untuk carport: pilihlah yang berdaya beban tinggi, pori-pori minim, ukuran sedang, permukaan bertekstur dan tidak berkilat
  • Untuk garasi: pilihlah yang bermukaan lebih halus dan yang mudah dibersihkan.
  • Untuk teras (outdoor): kehalusan permukaan sedang, antislip, dan mampu menahan beban sedang
  • Untuk ruang keluarga (indoor): lebih baik bila memilih keramik yang berukuran besan dan berkilat
  • Untuk ruangan yang luas: pilihlah ukuran yang besar dan tidak bermotif.


Keramik dinding:

  • Pilihlah yang sesuai dengan fungsi ruangan yang akan digunakan karena fungsi ruang tersebut akan menentukan desain baik motif, pola maupun tekstur serta dimensi dari keramik
  • Keramik dinding tidak hanya dapat digunakan kamar mandi dan dapur saja. Pemasangan keramik dinding dapat diterapkan juga pada ruang-ruang lainnya pada teras sampai ruang keluarga.
  • Matching warna dan tekstur


Warna dan tekstur permukaan keramik merupakan daya tarik pertama ketika kita memilih sebuah produk keramik. Pada hunian, warna dan tekstur keramik pun menjadi daya pikat yang menentukan suasana secara keseluruhan pada ruangan.

Kombinasi warna biasanya ditentukan berdasarkan tema yang dihubungkan dengan fungsi ruang yang akan digunakan. Ruangan-ruangan yang akan digunakan untuk aktivitas yang dinamis misalnya kamar tidur atau ruang bermain anak, sebaiknya diberikan kombinasi warna yang lebih dinamis pula. Kombinasi tidak lagi berupa gradasi warna muda dan warna tua tetapi lebih luas lagi sehingga dengan beberapa macam warna dapat dihasilkan kombinasi yang lebih bervariasi.
( sumber )

>> DAMPAK BAHAYA DARI ATAP DAN PLAFON ASBES


Pernahkan terbayang dampak dari plafon asbes yang berbahaya, ketika anda gunakan sebagai plafon di rumah anda ? Memang Pemakaian asbes  kerap kali kita temui untuk rumah tinggal, tempat usaha, tempat ibadah, bahkan sekolah dan bangunan lainnya, tentunya dengan alasan yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan atap asbes relatif murah harganya dibanding menggunakan genteng dan sejenisnya. Selain itu, harga plafon asbes lebih ringan, mudah digunakan dan cepat pengaplikasiannya. Namun tahukah anda bahaya dibalik penggunaan asbes yang telah anda gunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini disebabkan bahwa asbes memiliki debu-debu yang beterbangan yang akhirnya terhirup oleh manusia. Dibawah ini akan kami paparkan bahaya plafon asbes bagi kesehatan kita.

Dampak dari  debu-debu asbes tidaklah main-main yang menyebabkan berbagai  penyakit serius antara lain:

  1. Kanker paru-paru, asbes merupakan penyebab kanker atau karsinogen termasuk kanker batang tenggorokan.
  2. Pleural disease, penyakit ini timbul akibat adanya cairan pada paru-paru.
  3. Asbestosis, atau fibrosis merupakan penyakit yang timbul di paru-paru diakibatkan oleh adanya luka di paru-paru yang menyebabkan sulit untuk bernapas.
  4. Mesothelioma, adalah kanker pada dada dan paru-paru. Penyakit kanker ini baru akan timbul setelah penderita menghirup asbes dalam kurun waktu 20 – 40 tahun kedepan.

Pengunaan asbes dilarang di berbagai negara dan kalau terpaklsa digunakan biasanya dilakukan oleh orang-orang yang sudah ahli. Penggunaan asbes dilarang di negara-negara  Australia, Argentina, Kroasia, Arab Saudi dan Amerika. Untuk Indonesia rupanya asbes masih bisa dipergunakan dan diperjual belikan secara bebas di toko-toko bangunan. Oleh karena itu dengan mengetahui bahaya yang ditimbulkan oleh asbes, sebaiknya kita lebih waspada meskipun harga asbes yang murah, kuat dan tahan lama itu.

Mereka yang memiliki risiko terkena dampak debu-debu asbes adalah mereka yang  sehari-hari bekerja dengan asbes. Baik mereka yang terkait dengan produksi asbes ataupun para pekerja bangunan tukang yang harus bersentuhan dengan asbes. Seharusnya orang-orang tersebut bekerja dengan pakaian pelindung atau masker yang baik agar tidak akan mudah terpapar debu-debu asbes.

Bagi mereka yang memiliki rumah beratap asbes terutama yang menggunakan asbes untuk rumah tinggal atau usaha, pasti mereka tidak dapat menghindar dari dampak berbahaya debu asbes ini. Namun kemungkinannya lebih kecil sepanjang asbes tersebut tidak rusak. Masa penggunaan asbes bertahan hingga 10 tahun. Asbes relatif aman jika bentuknya utuh dan tidak rusak. Sebaiknya  buatlah plafon gypsum atau multiplek.
( sumber )